kebenaran hukum moore

Moore’s Law diakui banyak pihak sebagai pendorong revolusi komputer. Secara singkat dapat disebutkan bahwa jumlah transistor chip komputer dengan harga yang sama meningkat dua kali lipat setiap 18 bulan. Kecenderungan tersebut terbukti benar sampai saat ini. Jika chip pertama Intel tahun 1971 hanya memuat 2300 transistor, chip terakhir mampu memuat 1,7 milyar transistor. 

prediksi sesaat Gordon Moore tentang masa depan teknologi semikonduktor menjadi panduan penting industri mikroelektronika. Moore mengaku kaget karena banyak orang yang merespon pendapatnya tentang masa depan chip silikon, yang dia sendiri tidak terlibat langsung sebelumnya.

Prediksi Moore yang dimuat dalam majalah Electronics tanggal 19 April 1965 tersebut mulai dipelajari banyak orang di seluruh dunia. Artikel tersebut adalah satu diantara lima artikel tentang masa depan elektronika yang dimuat untuk memperingati 35 tahun majalah Electronics. Di antaranya ada artikel yang ditulis eksekutif Motorola, ilmuwan NASA, dan Henri Busignies. Dalam uraiannya, Moore mulai dengan prediksi bahwa masa depan elektronika berhubungan erat dengan masa depan IC (integrated circuit) – teknologi yang belum populer saat itu.

“IC akan mendorong perkembangan komputer pribadi, termasuk piranti penghubung antarkomputer, pengendali otomatis untuk kendaraan, dan piranti komunikasi portabel,” lanjut Moore. Moore menuliskan tahap perkembangan IC dengan menyatakan bahwa pada harga yang sama, kemampuan IC meningkat dua kali lipat setiap tahun. “Dalam jangka pendek, kecenderungan tersebut diharapkan berlanjut, atau bahkan meningkat,” tulis Moore. “Sementara untuk jangka panjang, kecenderungannya tidak dapat dipastikan meskipun tidak ada alasan untuk mempercayai bahwa akan konstan dalam sepuluh tahun.” Prediksi itulah yang kemudian dikenal sebagai Moore’s Law.

Moore’s Law bukanlah persamaan matematika yang diturunkan dari persamaan yang rumit dan penelitian bertahun-tahun. Moore hanya menyampaikan sebagian kecil penjelasan tentang masa depan elektronika. Moore’s Law tidak seperti hukum grafitasi yang kebenarannya mutlak.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s